PELANGI SASTRA-BUDAYA SULSEL

Ada beberapa antologi yang menghimpun penulis; baik cerpen, puisi, maupun karya-karya lain yang pernah terbit di Sulawesi Selatan, membuktikan bahwa jazirah selatan pulau Sulawesi ini sesungguhnya menyimpan banyak penulis. Antologi-antologi tersebut di antaranya berjudul “Jejak-Jejak Puisi Ombak Makassar“, diterbitkan oleh Dewan Kesenian Sulawesi Selatan tahun 2000, yang mendokumentasi 113 nama “penulis puisi” dan karyanya, “Lima Puluh Seniman Sulawesi Selatan dan Karyanya“, diterbitkan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulawesi selatan tahun 2005, yang mendokumentasikan 50 nama seniman, sebagian besar penyair dan penulis cerpen, serta beberapa antologi puisi lain yang lebih tipis seperti “Temu Penyair Makassar” (Dewan Kesenian Makassar, 1999, “Pintu yang Bertemu” (BKKI Kota Makassar, 2003), Ininnawa (Masyarakat Sastra Tamalanrea), dan lain-lain.

Kalau seandainya kita akan membuat antologi seni, sastra, budaya Sulawesi Selatan yang lebih lengkap, maka berdasarkan hitungan-hitungan nama yang pernah menulis di berbagai media tanpa pretensi apa-apa apa, sesungguhnya kita dapat membuat sebuah antologi besar, misalnya berlabel “Pelangi sastra Budaya Sulawesi Selatan“.

Dari dokumentasi yang ada pada pengelola blog ini, baik dalam bentuk buku, maupun yang masih berserak-serak dalam bentuk klipping serta naskah-naskah ketikan tangan yang pernah diserahkan penulisnya untuk didokumentasi, sudah tercatat tidak kurang dari dua ratusan “Penulis Sulsel” (Penamaan “Penulis Sulsel” di sini tidak secara geografis mengacu pada peta Lokasi Sulawesi Selatan) yang pernah mengumumkan karyanya baik melalui surat kabar, majalah, buku, maupun media lainnya.

Tentu saja ini merupakan sebuah kebanggaan, meski hingga saat ini hanya sebagian dari penulis-penulis sastra tersebut yang masih aktif menulis. Akan tetapi tentunya sangat sayang apabila karya-karya yang pernah mereka hasilkan akan terlupakan begitu saja ditelah masa.

Ada ribuan karya puisi, cerpen, artikel budaya, esai sastra, catatan pertunjukan, resensi buku dan lain-lain yang kesemuanya masih ngendon pada lebar-lembar klipping surat kabar yang tersimpan dengan rapi di lemari pengelola. Karya-karya tersebut, tentunya sangat sayang bila dibiarkan dalam tidur panjangnya — yang padahal kemungkinan di waktu dan tempat lain ada yang membutuhkannya untuk sebuah penelitian ataupun penyusunan antologi entah puisi, cerpen atau esai….

Laman ini sengaja diberi label “Pelangi sastra Budaya Sulawese Selatan”, sekadar sebagai sebuah impian akan terbitnya sebuah antologi besar tentang seni budaya di Sulawesi Selatan, sebagaimana antologi-antologi seni budaya yang pernah terbit di daerah lain. Karena itu, pengelola blog ini akan berusaha menampilkan mereka — para penulis sastra-budaya Sulawesi Selatan, baik yang masih aktif menulis maupun yang sudah gantung pena atau yang bahkan sudah pensiun dari kehidupan ini. Dan tentu saja ini merupakan pekerjaan berat yang membutuhkan tenaga dan waktu yang lama untuk sebuah kesempurnaan. Karena itu pengola blog ini buru-buru mohon maaf manakala laman ini belum dapat diakses secara memuaskan.

Untuk menghormati “Hak Cipta Penulis”, selayaknya memang pemuatan kembali karya-karya mereka pada blog ini mendapat izin terlebih dahulu dari pengarangnya. Tetapi hal itu hampir mustahil kami lakukan mengingat keterbatasan pasilitas dan kendala komunikasi dengan mereka. Namun demikian pengelola blog ini tidaklah bermaksud melakukan pelanggaran (kalaulah itu merupakan pelanggaran). Karena itu nama penulis dan sumber tulisan yang kalau sekiranya dapat terlacak, menjadi kewajiban pengelola untuk mencantumkannya. Hanya melalui laman inilah pengelola berharap para penulis dapat dengan rela memberi izin atas pemuatan karya-karyanya.

Namun manakala ada ikhwan yang merasa keberatan atas pemuatan karya-karyanya pada blog ini kami menyilakan untuk melayangkan surel ke : badarsaja@yahoo.co.id, atau pada kotak komentar pada akhir tiap tulisan, dan kami akan segera menghapus nama dan karyanya dari blog ini.

Pengelola berharap agar para pembaca yang mengutip tulisan dari laman ini tetap memperhatikan kode etik dan mencantumkan nama dan sumber tulisan yang dipetiknya. Akan lebih baik lagi jika sekiranya dapat menghubungi penulisnya.

Laman ini masih akan disempurnakan terus, karena itu sekali lagi mohon maaf jika masih terdapat banyak kekurangan. Untuk sementara nama-nama penulis Sulsel dan karyanya yang sudah terdokumentasi pada laman adalah :

(Nama penulis maupun karyanya yang belum dapat di “link” masih dalam proses upload)

ABC DEFGHIJK LMN

OP – Q – RSTU – V – W – X – YZ

SEMAI SASTRA

CATATAN PERJALANAN

BERITA SASTRA BUDAYA

PUSTAKA SASTRA SULSEL

SASTRA BUGIS

(Insya Allah akan terus ditambah baik nama maupun karyanya)

15 Tanggapan to “PELANGI SASTRA-BUDAYA SULSEL”

  1. Salut!
    sebuah langkah kreatif yang konkrit!!! tidak sekadar teori yang didiskusikan atau sejenisnya yang hanya melelahkan urat leher. Sebuah upaya yangbenar-benar lahir dari impian yang maha dasyat. Sekali lagi saya salut dengan penerbitan blog ini. Selamat berkarya

  2. Bung Badar,

    Saya tak keberatan karya puisiku dimuat dalam antologi.
    Namun mau bertanya, dari mana temukan puisiku : kemiskinan bersama bunga ?
    Saya sekarang tinggal di Batam/Singapura, tahun lalu 2010, saya terpilih menjadi 5 penyair terbaik Kepri versi Kritikus Sastra Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah) Kepri.

    Dimana saya bisa kirim puisi-puisiku yang lain ?

    Hpku : 0818 132010

    Wassalam

    Husny Lashinta Rampales

  3. Woah! I’m truly digging the theme of this blog https://badaruddinamir.wordpress.com. It’s simple, yet effective. A lot of times it’s very difficult to get that balance between user friendliness and visual appearance. I must say that you’ve done a great job with this. Additionally, the blog loads extremely quick for me on Firefox. Exceptional Blog!

  4. Kesempatan dapat uang terbaik yang ada di seluruh internet saat ini. Jutaan rupiah perminggu. Ini bukan MLM, tapi kerja paruh waktu yang dapat dilaksanakan di rumah tanpa mengganggu aktivitas Anda yang lain. Keterangan lengkap klik nama kami.

  5. Assalamu Alaikum…

    Saya baru sempat mampir di blog Pak Badar, salut luar biasa buat kerja keras selama ini. “…. aku adalah bayang putih pucat …” pada setiap karya yang saya simak di sini.

    Salam buat keluarga dan semoga sehat selalu…
    Dede Leman

  6. ehm, bener
    salut

    ohya, maaf, ternyata aku salah klik ”follow” dulu
    sekarang aku resmi me follow mu
    iya ngga? maafkan idiot ku…

  7. Apresiasi kesastraan yang sangat baik. Hal seperti ini banyak terabaikan

  8. Apresiasi kesasatraan yang sangat baik. Sekarang ini banyak yang dilupakan orang

  9. hapsamarala Says:

    mantaps bener,,,,baru sy liat

  10. Saudaraku Badaruddin Ain
    Terima kasih telah mendokkumentasikan sajak saya. Semoga kerja kreatif ini makin berkembang untuk generasi mendatang.

  11. You are smart

  12. moehammadImranramli Says:

    luar biasa pak (y)

  13. boleh sy ikutkan lgi tulisan2 saya disini

  14. saya harus banyak belajar dengan bapak
    salam hangat dan terus berkarya.

  15. semoga dengan adanya blog ini saya lebih tahu penulis dari Sulawesi Selatan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s