Daratan Kolaka Dirundung Malam

Puisi Syaifuddin Gani :

 

daratan kolaka dirundung malam
tujuh belas mercuri menabur pendar
merah hitam
 
nasi campur, rokok pak,
masih panas, masih panas,
enak dibuka tengah malam,
beli novel dek, duda di dada janda.
 
rontah dan rintih
membuncah dada.
tiga empat lima bocah menyeret keranjang
seorang menjamah rokok di mulutnya kerontang
kau punya keluarga dan negara?
 
seorang renta menawarkan tisue
dua lelaki tato ngamen di antara radang penumpang
 
langit tenggelam
laut legazn
sepanjang pesisir, mata-mata lampu ditembak kelam
kapal tinggalkan dermaga menuju gelombang yang lain

Kendari, Juli 2004

Sumber: Harian PEDOMAN RAKYAT, Minggu 19 Februari 2006, halaman 15

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: