GEDUNG TUA DI SEBERANG JALAN

Puisi Jurlan Em Saho’as

Gedung tua di seberang jalan
Sudah makin lelah
Berpacu dengan waktu
Orang-orang di dalamnya seakan tak peduli
lumut hijau pekat menutupi wajahnya
Cahaya matahari sulit menembus

Kulihat gedung tua itu bakal sepi sendiri
Kertas-kertas berhamburan di atas meja
Kursi-kursi telah ditinggal sebahagian pemiliknya
Kakinya patah, sandarannya copot
Hilang tak tahu arah

Aku ingin menulis sajak
Di kaki tangga paling bawah
Bila nasib menjadikanmu batu
Jangan lempar ke pekarangan tetangga
Jangan ulangi lagi
Memilih pemimpin berhati kusut.

makassar, mei 201

Sumber: Harian PEDOMAMN RAKYAT Minggu, 10 Juli 2005, halaman 15

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: