Cut Mutia Yth

Puisi Yetty Mustika

Kau terlampau banyak ikut campur urusanku
Yang semestinya tak perlu kau pusingi
Bibirmu itu
Sangat sok dan usil
Apa sih maumu?

Sekarang hanya satu yang kupinta dari dirimu
Buktikan segala omonganmu
Kau pasti masih ingat
Ketika kau hendak kawin dulu
dengan lelaki yang konon katanya bukan orang sembarangan itu
Kau katanya akan membangun rumah sendiri
Nah, buktikan itu
Agar kau bisa jadi isteri
Dan ibu yang sejati di rumah sendiri!

Cut Mutia yth,
Masih banyak lagi ganjalan di dada ini
Sesak menyesak karena ulahmu
Penghinaan yang berhamburan dari mulutmu
Telah membekaskan luka yang dalam
Di peta bathinku
Di bawah atap yang sama kitahuni
Kau unjuk gigi
Pamer kekuatan di bidang materi
Di mata orang banyak
Kau mungkin manusia baik ,
Tapi tidak bagiku
Karena kiblatmu bukan Allah lagi
Kau banggakan segala milikmu, ah; entah
Apa alasan dirimu untuk berangkuh diri

Cut Mutia yth,
Aku sebenarnya tak merasa keberatan
Hidup bersisian denganmu di bawah satu atap yang sama
Asal saja masing-masing dari diri kita
Sama tahu dan menyadari siapa saya?
Sama saling menghargai
Jangan hanya mau menang sendiri
Suamimu, anak-anakmu; pembantu-pembantumu
Cukup sudah mengurangi keleluasan gerakku
di rumah ini
Mengapa pula harus kau undang sekian banyak orang
Untuk turut meramaikan suasana
Kini rumah di mana kita berteduh bersama telah berubah
jadi tempat rekreasi
Ke manapun kulemparkan pandang selalu kutemui sosok
Orang

Makassar, 27 Maret 1997

Sumber: Harian PEDOMAN RAKYAT Minggu, 20 April 1997, halaman 5

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: