Sudirman.HN

Lahir di Soppeng pada 31 Desember 1973. Menulis artikel, esei, puisi dan cerpen di berbagai media seperti Kompas, Media Indonesia, Koran Tempo, Sinar harapan, Suara Pembaruan, Jawa Pos, Gamma, Detik.com, satunet.com, Suara karya, Jurnal Puisi, Republika, Fajar, Pedoman rakyat, Identitas, dan sejumlah newsletter organisasi non pemerintah (ORNOP). Anggota Brisbane Ethnic Music and Art Centre Inc (BEMAC) Australia. Pernah menjadi anggota Komite sastra Dewan Kesenian Makassar. Ia adalah sarjana Kedokteran dari Universitas Hasanuddin dan pernahj mengikuti kuliah short course di Universitas Indonesia dan di Macfariane Burnett Centre for Medical Research-Monash University, 2000. Sajak-sajaknya termuat dalam berbagai antologi seperti Koridor (1996), Ininnawa (1997), dll.

KARYA-KARYANYA YANG TERDOKUMENTASI PADA LAMAN INI ANTARA LAIN :

Puisi

  • Memoranda
  • Sakramen Seekor Angsa

Cerpen

  • Sebastio (cerpen)
  • Anak Negeri Anu
  • Secangkir Kopi, Segelas Susu, Segumpal Kecemasan
  • Sonia
  • Amang Akan Mati Besok

Esei

  • Memotret Lingkaran Kemiskinan Lewat Foto
  • Thancoupie, Perjuangan Masyarakat dan Kesenian Aborigin
  • “Mereka Mulai Menyerang”
  • Potret Puitik Jepang
  • Lamakkarodda: Potret Seorang Pelancong
  • Foto dari Pojok yang Keras
  • Mencari Benua I Lagaligo yang Hilang: Mitos Di Tengah Tumpahan benda-Benda
  • Transgresifitas Sastra dalam Ruang yang Terkuasai
  • Seni yang Memperteguh Ingatan
  • Pertanyaan
  • Adakah jalan Mencegah Perang?
  • Wajah keluarga-Keluarga asia
  • Thancopie, Simbol Perjuangan dan Seni Aborigin
  • Memotret Lingkaran Kemiskinan Lewat Foto
  • Malam yang Keramat: Manusia-Manusia Ganjil
  • Sastra Kepulauan; Sastra Pasca-Jakarta
  • Chairil Anwar: Narasi dan Mitos Tentang Bangsa
  • Dari “Asia in Australia; Beyond Orientalism” Asia yang Tak Lagi Asing
  • Bumi Menangis, Kemana Harus Mengadu
  • Sekali Lagi: Menggugat Keangkuhan Modernisme (Catatan Upacara Duka di Fort Rotterdam)
  • Teater Kita Hanya Sekarat
  • Potret Seorang Pahlawan Perempuan
  • Brodsky dan Sepotong Sajak
  • Generasi Hilang
  • Mengembalikan Bahasa Sebagai sarana Demokrasi
  • Taliban
  • Iwan Fals
  • Cultural Diversity: Kemajemukan dan Resolusi Konflik
  • Penyair Dalam Kabut
  • Duka Cita Indonesia dalam Kumpulan Puisi Atja Razak Thaha
  • Napak tilas Hubungan Makassar dan Aborijin (Workshop Naskah teater The Crocodile Hotel)
  • Tragedy Anak-Anak di Iraq
  • Menyorot Multikulturalisme dalam Dunia Tari Kontemporer Kita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: