M.Aan Masyur

 

M.Aan Mansyur

Lahir di Bone pada 14 januari. Kini menetap di Makassar dan berkiprah di Komunitas Jalan Pulang, Komunitas Ininnawa, Komunitas Biblioholic, dan komunitas Panyingkul. Tulisan-tulisannya dimuat di berbagai media cetak seperti Kompas, Koran Tempo, Fajar, Pedoman Rakyat, Batam Pos, dan juga di berbagai cyber sastra. Tulisan-tulisannya juga terdokumentasi pada berbagai antologi sastra, diantaranya Sajak dengan Huruf Tak Cukup, Kupu-Kupu dalam Kotak kaca, Dian Sastro for President #2: reloaded, Dian sastro for President: End of Trilogy, Setapak salirang, Kota Tanpa karya: Kumpulan Cerpen 3 Penulis Muda 3 negara, sejalan Tak Seiring, Makassar Nol kilometer, Makassar di Panyingkul, 100 Puisi Indonesia Terbaik 2008, dan lain-lain.

Bukunya yang sudah terbit adalah Hujan Rintik-Rintik (Kumpulan Puisi), Perempuan Rumah Kenangan (Novel), dan Aku Hendak Pindah Rumah (kumpulan puisi).

KARYA-KARYANYA YANG VTERDOKUMENTASI PADA LAMAN INI ANTARA LAIN :

Puisi :

Cerpen :

  • Sehari Setelah Istrinya Dimakamkan (cerpen)
  • Riwayat Tiga Codet (cerpen)
  • Kebun Kelapa di Kepalaku
  • Lebaran Kali Ini Aku Pulang

Esei :

  • Sulsel dalam Peta Sastra Indonesia
  • Kenapa Tak ada Novelis Di Sini ?
  • Sang Kritikus, Semut dan Gajah (Tanggapan Atas Tulisan Maulana Asfar Nurdin: Sastra Selangkangan dan Komersialisasi Seksual)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: