Arief Gossin

Pernah menjadi redaktur budaya Harian Pedoman Rakyat. Ia adalah seorang penulis Sulsel yang sangat produktif. Menulis berbagai sanre; puisi, cerpen, esei, novel, artikel, ulasan teater dan lain-lain. Ia juga seorang penerjemah dari berbagai bahasa.

Karya-karyanya yang terdokumentasi pada laman ini antara lain :

Puisi

  • Gadis Cintaku dan Puisimu (puisi)
  • Surat Kabar dan Wartawan (puisi)

Cerpen

  • Nurani Seorang Ibu (cerpen)
  • Kisah Perjuangan Pemuda Celebes (cerpen)
  • Perempuan Berbunga Rindu (cerpen)
  • Natal dan Malam Pertama (cerpen)
  • Selamat Imlek, Sui Ing (cerpen)
  • Kisah Cinta Mei Lan Po’nya (cerpen)

Esei

  • Teater Merah Putih 22 Tahun di Harmonie
  • “Dendang-Dendang” Lagu Perkawinan Tionghoa Peranakan (esei)
  • Teater Kita Mementaskan: Waina Wandiu Diu Karya Asia Ramli Prapanca  (esei)
  • Pameran di Societeit de Harmonie: Ilustrator Hingga tanah Liat (esei)
  • Malam Baca Puisi di Harmonie (esai)
  • Budaya Tionghoa Peranakan dan Lagu Aci Mei Lang (esei)
  • Teater Makassar Mementaskan “Ghosts” (esei)
  • Drama Tamu Tengah Malam di Tangan Shinta Febriany (esei)
  • Assitaliang: Musik Mempertemukan Kita (esei)
  • Karya Budaya Orang Makassar yang Telah Hancur: Benteng Somba Opu (esei)
  • Dangke dalam Bingkai yang Tak Selesai (esei)
  • Vagina, Kampanye Tubuh dan Penghianatan (esei)
  • Miroto Mempertunjukkan Seni tari : Shadow of Penumba (esei)
  • Nostalgia Sebuah Kota (esei)
  • Simon Totem Teater di harmonie: Amika Aspar Membacakan Dongeng dalam Bahasa Inggis (esei)
  • Menikmati Kepapaan, Menikmati Puisi, Menikmati Kreativitas (esei)
  • Gelar Tari-Tarian Modern 6 Grup Tari di Harmonie (esei)
  • Pramudya Ananta Toer (Dari Sel Tawanan ke Pulau Buru Orde Baru) (esei)
  • Lima Perupa Berpameran di Harmonie (esei)
  • Harapan dan Cita-Cita Kehadiran Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (esei)
  • Rembrandt Pelukis Terbesar dalam Sejarah (esei)
  • Seniman Muda Berperan Memasuki Tahap Baru Ganrang Puik-Puik Gong Bugis-Makassar (esei)
  • Pameran Foto dan Pementasan Teater di Harmonie (esei)
  • Pameran Foto Seniman Digital Goenawan Monoharto Foto yang Mirif lukisan (esei)
  • Derita Buruh Kita (artikel)
  • Hans Christian Andersen Penulis Novel dan Cerita kanak-Kanak (esei)
  • Pementasan Drama “Sang Mandor” dan “Murni” (esei)
  • Societeit de Harmonie Telah Kembali: Festival Teater Bergulir Lagi (esei)
  • Sanggar Merah Putih Makassar Mementaskan Teater: Kausal Tanah Batu (esei)
  • Lukisan-Lukisan Menakjubkan di Quality Hotel Makassar (esai)
  • Pementasan Drama “I Sangkilang” Mempertemukan Dua Mata Zaman (esei)
  • Pementasan Drama “Pembenci Matahari” Membunuh Komunis, Merindukan Cahaya Keteduhan (esei)
  • Sepasang Tua Renta menunggu Kereta Kencana (esei)
  • Sejumlah Penyair Telah Membacakan Puisinya pada Malam Baca Puisi Religious -1 (esei)
  • Pementasan drama ‘Sang mandor’ Festival ke V Sulsel

Memoar :

  • Mengenang Borra Dg.Ngirate, Pencipta Lagu Daerah Makassar “Angin Mammiri” (memoir)
  • Ikhsan Saleh Penyair kisah (1) (memoir)
  • Sastrawan HB. Jassin Telah Tiada (memoir)
  • Mengenang Borra Dg. Ngirate, Pencipta Lagu Daerah Makassar “Angin Mammiri” (memoir)

Terjemahan :

  • Utuy Tatang Sontani, Sastrawan Besar Berakhir Tragis oleh Lie Hua

Satu Tanggapan to “Arief Gossin”

  1. Waw saya baru dengar namanya haha🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: