Buruh

Puisi A.M. Dg. Miyala

 

Duduk aku hadapi meja

Tulis buku banuyak ragam

Kopi masuk gula keluar

Kapok dibeli kopra dijual.

 

Semenjak pagi sudah begitu

Sampaikan petang baru berhenti

Lelah penat tiada terasa

Demikian asyik menulis harta.

 

Bukan harta punya sendiri

Hanya harta punya majikan

Harta sendiri hanya tenaga

Tenaga badan dan pikiran

 

Kapan pulang terasa penat

Istri di rumah pun dapat kerja …

 

Habis bulan terima gaji

Debet kredit dihitung ulang

Sekali ini harta sendiri

Membuat pusing kepala pening

 

Masuk kiri keluar kanan

Setimbang tidak mana berat

Berat di kiri ada simpanan

Berat di kanan keluh kesah

 

Bulan masuk tahun pergi

Nasib buruh tiada berobah

Siang-siang tangan penuh

Pulang balik tangan kosong

 

Istri di rumah setia terus

Senang susah sama di pikul

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: