Aslan Abidin

Sumber: penerbit-ininnawa.blogspot.com

Lahir di Soppeng Sulawesi Selatan pada 31 Mei i972. Ia Menyelesaikan kuliah Kesusastraan Indonesia di Universitas Hasanuddin Makassar pada tahun 1997.

Menulis sajak antara lain di majalah sastra Horison, Basis, Jurnal Puisi, Kompas, Republika, Media Indonesia, Bernas, dan beberapa harian di Makassar. Karya-karya puisinya ditemukan di berbagai antologi antara lain  dalam Mimbar Penyair Abad 21 (1996), Antolog Puisi Indonesia (1997), Sastrawan Angkatan 2000, Kitab Puisi Horison Sastra Indonesia (2002), Puisi Tak Pernah Pergi (2003), dan Tak Ada Yang Mencintaimu Setulus Kematian (2004). Sedang buku kumpulan puisi tunggalnya berjudul Bahaya Laten Malam Pengantin diterbitkan oleh Ininnawa (2008) . Ia sering diundang baca puisi dalam berbagai kegiatan sastra baik tingkat propinsi maupun nasional, antara lain membaca puisi di TIM Jakarta dalam Mimbar Penyair Abad 21 (1996), Pembacaan Sajak Penyair Delapan Kota (1998), dan Cakrawala Sastra Indonesia (2004). Sebagai penyair yang menonjol di Sulsel ia pernah diundang mengikuti Program Penulisan Majelis Sastra Asia Tenggara (Mastera) Puisi tahun 2002 di Cisarua, Jawa Barat. Mengikuti Ubud Writer and Readers Festival tahun 2004 di Bali.

Pemenang beberapa lomba penulisan sajak, antara lain LCPI Tasikmalaya 1999, Art and Peace Bali 1999, dan LCPI Post 2003. Pernah bekerja sebagai wartawan di Makassar dan saat ini menjadi dosen pada Universitas Negeri Makassar.

Karya-karyanya yang terdokumentasi pada laman ini adalah :

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: