Narasi Mimpi Melati

Puisi Hikmah Mukaddas

 

Hentakan mimpinya tergelangsar di pertengahan malam

Menjamah ketenangan senyap dengan tangan

Menggapai bayang-bayang tak utuh

Kesadarannya kini menerobos dunia asing

Tanpa henti bergumam persis irama dedaunan

Yang dibelai angin tanpa lagu

Seiring dentanng jarum jam yang jela di sekat bambu

Tertangkap senyum tertahan dalam kematian surinya

Seakan mewarta ia telah berjumpa dengan mataharinya

Yang cahayanya terenggut ajal sewindu lalu

Bayangan itu yang ia dekap kini

Dua jiwa menyatu dalam kebisuan malam

Meramu kerinduan ,memintal sua tak terabadikan

Membanngun kebersamaan yang tak terjamah oleh kenyataan

Melayang…menembus batas

Terjagalah melati

Jangan biarkan malam membiusmu

Dalam bayang-bayang selamanya

 

Makassar, 2006

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: