Entah

Puisi Hikmah Mukaddas

 

Entah karena apa aku menanti

Dan mengeruk kerinduan setiap hari

Sejak jejakku tertanam dalam puing-puing kebisuan

Pada bibir pantai yang senantiasa teduh dan senyap

Entah dengan apa lagi kusketsakan kedaifan ini

Mengikuti alur yang sarat tanya tak terjawab

Dalam lekuk kesetiaan nan menjalar

Entah dengan warna suara bagaimana lagi

Harus kusampaikan pilu yang ada

Agar kau simak panggilan hati

Yang dibarwa kesiur angin dan liukan ombak

Desahan nafas melaju datar

Di sisi interval kebimbangan

Walau entah bila kau tiba

Dan entah sampai kapan ku di sini untukmu

 

Barru. Mei 2006

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: