Sajak Kepada Bunda 1

Puisi Badaruddin Amir

 

dalam gelap samar terdengar langkah itu

menjauh, menujumu !

gelisah hanya bisa menggelepar dalam hati

sunyi malam seperti mengikut permainan alam

yang beku

mendekati subuh gerimis jatuh

 

yang tinggal hanyalah keperihan sajak-sajakku

yang senantiasa menghapus-hapus keluh

yang senantiasa mengharap-harap kasih

 

 

Barru 1995

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: