Di Depan Lukisan Cat Air Moh. Thamrin Mappalahere

Puisi Badaruddin Amir

 

itik-itik itu akhirnya pulang setelah hari senja

dari sebuah danau tempatnya seharian bermain

lihatlah ada seekor di belakang ketinggalan

jatuh bangun berusaha mengejar kawanannya

 

ingin aku jadi itik yang ketinggalan di danau

dilukis dengan paras cantik sebagai si bungsu

tapi mana sang pangeran yang menyembunyikan pakaian

di balik semak atau batu atau mungkin dalam hayalan

 

tapi ini resia lukisan yang seharusnya tak dikatakan

sebab sekali kuas jalan sang pelukis penuh pertimbangan

ingin jadi itik atau bidadari cantik atau pangeran

terserah pada danau mana yang membuatmu tertawan

 

 

Makassar, 1996

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: